Penyebab Diare Pada Anak Yang Orang Tua Wajib Tahu

Boneka memegang perut

Memiliki anak yang sedang sakit di rumah pastinya membuat hati setiap orang tua menjadi sedih bukan karena saya juga memiliki seorang anak jadi paham dengan hal tersebut. Apalagi jika seandainya penyakit yang dialami tak kunjung sembuh, meskipun memang bukan jenis penyakit yang berbahaya seperti diare contohnya.

Dan diare ini sendiri termasuk dalam jenis penyakit yang menyerang sistem pencernaan pada manusia kalau pada hewan saya kurang tahu jadi maaf ya sebab saya belum pernah lihat diare pada hewan. Kasus diare di Indonesia memang jarang menyebabkan kematian, namun banyak yang menyebabkan penderitanya, khususnya adalah bayi dan anak-anak yang terpaksa harus dirawat inap di rumah sakit.

Diare yang terjadi pada anak-anak ini sendiri memang tak dapat dipungkiri jika akan menyebabkan rasa kurang nyaman bagi mereka, sakit perut, menjadi lebih rewel. Buang air besar berkali-kali hingga perubahan pada feses yang menjadi cair memang termasuk gejalanya yang harus diketahui.

Bentuk pertolongan pertama yang dapat dilakukan oleh kamu orang tua sehingga nantinya penyakit tersebut tidak semakin parah adalah dengan memberikan mereka air putih lebih banyak dari biasanya, supaya menjaga tubuh agar tidak sampai terkena dehidrasi.

Selain itu pemberian obat-obatan anti diare juga penting dilakukan, sehingga nantinya racun dan bakteri penyebabnya juga bisa segera dikeluarkan dari dalam tubuh. Ada banyak faktor penyebab diare pada anak ini yang patutnya diwaspadai, di antaranya adalah:

-Kurang menjaga kebersihan, faktanya sendiri memang anak-anak ini berbeda dengan orang dewasa, mereka masih belum bisa menjaga kebersihan diri dan juga lingkungan, sehingga ketika diri sendiri tidak bersih, secara otomatis nantinya berbagai macam kuman penyebab penyakit juga akan menempel dan ikut masuk kedalam tubuh, sehingga menyebabkan mereka terkena diare. Untuk itu maka penting sekali bagi orang tua mengajarkan kebersihan pada mereka.

-Alergi makanan, banyak anak-anak yang memiliki alergi terhadap beberapa jenis makanan tertentu, namun mereka belum menyadarinya, sebut saja diantaranya adalah intoleransi laktosa, tubuh mereka tidak memiliki atau menghasilkan enzim yang dapat mencerna jenis gula pada susu sapi, sehingga setiap mengkonsumsi susu sapi maupun aneka olahannya akan membuat buah hati mengalami alergi.

-Suka jajan sembarangan tanpa mempertimbangkan kebersihannya, anak-anak cenderung suka jajan, apalagi ketika melihat teman-teman mereka juga jajan, tentunya ada keinginan untuk ikut serta pula. Hanya saja mereka juga kurang memahami apakah jajan yang dibeli tersebut diolah secara higienis dan juga disajikan dengan benar ataukah tidak. Padahal jika tidak maka ia akan mengandung beragam jenis kuman penyebab diare. Bahkan juga menjadi penyebab mereka akan mengalami keracunan makanan.

-Mengonsumsi obat-obatan tertentu, bagi buah hati yang sedang mengkonsumsi jenis obat-obatan tertentu, maka tak dapat dipungkiri hal tersebut juga bisa menyebabkan mencret, efek samping dari pemakaian obat tersebut.

-Kondisi kesehatan tertentu, faktor yang lainnya juga bisa terjadi efek penyakit yang mereka derita, diare ini sendiri pada dasarnya juga bisa menjadi salah satu gejala dari kondisi kesehatan tertentu, misalnya adalah penyakit Celiac, Crohn sampai dengan irritable bowel syndrome. Untuk tau lebih lanjut memang sangat disarankan memeriksakan diri ke dokter.

Tapi penyebab dari diare memang harus diketahui terutama bagi anak, sehingga nantinya pengobatan yang dilakukan juga bisa lebih efektif. Umumnya memang anak-anak yang tinggal di lingkungan kumuhlah yang paling rentan untuk mengalami kondisi kesehatan semacam ini, sehingga harus diwaspadai. Penyakit diare adalah sesuatu yang tidak bisa dilepaskan dari masyarakat yang tinggal di negara berkembang. Lakukan pengobatan yang tepat agar tidak berdampak fatal.

Dan itulah informasi terkait diare pada anak yang bisa saya berikan pada artikel yang saya buat kali ini, semoga saja informasi yang saya sampaikan ini dapat bermanfaat dan berguna, kemudian informasinya akan saya sudahi sampai di sini dulu.

Terima kasih karena kamu sudah membaca artikel yang saya buat ini sampai dengan selesai dan semoga kita dapat bertemu lagi pada artikel yang akan datang selanjutnya, dan satu pesan dari saya adalah selalu jaga kebersihan dimanapun kamu berada agar kamu dan keluarga tidak mudah terserang berbagai macam penyakit, sampai jumpa lagi teman – teman.