Jangan Sembarangan, Baca Ini Dulu Sebelum Ajukan Pinjaman Untuk Pribadi

Pinjaman online Pribadi

Pinjaman untuk kebutuhan pribadi memiliki beberapa istilah seperti kredit merupakan dana yang diperoleh dari pihak dari pemberi pinjaman lalu dikembalikan secara berjangka dengan bunga pinjaman. Kreditur merupakan lembaga maupun bank yang menjadi pemberi pinjaman. Debitur merupakan individu, perusahaan maupun perseorangan untuk mendapatkan hak dalam meminjam dan melakukan pinjaman.

Limit kredit merupakan besaran maupun nilai maksimal dari nilai kredit yang akan diajukan oleh lembaga peminjaman dan limit ini akan disetujui maupun ditolak oleh bank.

Tenor merupakan jangka waktu kredit ketika diajukan dan lamanya suatu pinjaman akan diangsur, tenor ini mengacu pada satuan bulanan. Angsuran merupakan nominal besarnya kredit yang dibayarkan per bulan untuk periode tenor.

Terdapat juga istilah bunga yang berarti besarnya imbalan maupun lembaga ataupun bank setiap bulan ketika meminjamkan sejumlah dana. Bunga flat merupakan perhitungan bunga yang dihitung secara rata-rata dari total utang sehingga proporsi pembayaran pokok dan bunga per bulan selalu tetap.

Bunga efektif yang dihitung sesuai dengan pokok utang tersisa dan porsi pokok dan bunga, porsi bunga maupun pokok pada angsuran bulanan berbeda, sistem bunga ini dapat diterapkan pada produk KPR maupun kredit investasi karena bunga yang dibayar telah mengecil. Bunga fixed merupakan bunga dengan sifat tetap yang berpengaruh terhadap suku bunga yang naik dan tidak akan membebani bunga tambahan.

Berikut tips memilih lembaga pinjaman pribadi diantaranya:

  • Fintech perlu diketahui apakah sudah terdaftar dalam OJK maupun AFPI, fintech yang berada dibawah naungan OJK tentu akan mengikuti seluruh aturan operasional karena mampu melindungi data pribadi nasabah, memberikan perhitungan bunga tepat dan melakukan proses penagihan manusiawi.
  • Pelajari untuk perhitungan biaya karena proses pengajuan pinjaman akan membuat cepatnya dalam pencairan dana, biaya tambahan seperti tanda jasa, uang administrasi tentu akan dibayarkan dengan cara dipotong dari uang pinjaman dan biasanya fintech ilegal tidak merincikan jelas potongan besar yang dilakukan.
  • Pahami syarat dalam pinjaman biasanya pinjaman online dengan KTP, foto slip gaji, foto NPWP dan foto KTP dan beberapa meminta syarat aneh dalam pengajuannya, ada juga yang melakukan pembayaran lebih dulu sebelum pinjaman cair.

Selain itu, untuk memilih fintech online maka perhatikan coverage area atau daerah jangkauan karena beberapa fintech masih terdapat di kota besar seperti Kota Surabaya, Kota Denpasar, Kota Yogyakarta dan Kota Jakarta. Oleh karena itu pilih fintech yang memberikan jangkauan hingga seluruh Indonesia sehingga dapat dimanfaatkan banyak nasabah. Perhatikan prosedur dalam pencairan seperti tahapan dalam verifikasi data hingga waktu pencairan dana, sebaiknya memperhatikan pengalaman nasabah lain untuk proses dalam pencairan dana.

Berikut adalah manfaat pinjaman diantaranya:

  • Membantu untuk inovasi bisnis yang dilakukan secara terus menerus, untuk melakukan inovasi sebaiknya lakukan percobaan dan riset.
  • Membantu dalam pengembangan bisnis jika memiliki uang yang cukup misalnya dalam memenuhi bahan baku.
  • Tingkatkan skor kredit supaya dapat mendapatkan pinjaman uang kembali pada lembaga fintech secara online.

Untuk mengelola pinjaman online pribadi rencanakan keuangan secara matang dan perhatikan perhitungan biaya yang dibayarkan dalam membayar pinjaman. Konsisten untuk mematuhi rencana keuangan dan jangan mengingkari untuk rencana yang telah disusun, sebaiknya konsisten dalam melunasi berbagai pinjaman.

Sebaiknya pilih kebutuhan dan produk pinjaman yang dibutuhkan dari fintech dan yakinkan uang pinjaman tersebut mampu memenuhi modal usaha.