6 Cara Rawat Furniture Kayu Agar Awet

Furniture Kayu

Berbagai macam pilihan furniture ditawarkan di pasaran, mulai dari yang berbahan dasar kayu, logam ataupun juga plastik, fungsinya tak lain tentu untuk menunjang tampilan rumah lebih menarik sekaligus juga pelengkap untuk nilai fungsinya.

Misalnya saja adalah kursi yang digunakan sebagai tempat duduk atau lemari yang dipakai untuk menaruh berbagai jenis barang di dalamnya. Furniture-furniture ini ditawarkan dengan berbagai pilihan model dan juga harga. Beberapa ada yang dijual dengan nilai murah, apalagi untuk bahan-bahan semacam plastik, namun juga ada yang nilainya mahal.

Umumnya furniture dengan harga yang mahal ini terbuat dari bahan atau material kayu, namun bukan sembarangan kayu, melainkan kayu yang berkualitas tinggi, seperti diantaranya adalah kayu jati. Di Indonesia sendiri memang pada dasarnya jauh lebih mudah dalam menemukan furniture yang berbahan dasar kayu dibandingkan dengan bahan yang lainnya.

Mulai dari kayu yang berkualitas tinggi, sampai dengan kayu-kayu biasa juga ada. Sehingga tidak heran jika seandainya mayoritas masyarakat di dalam negeri juga menggunakan furniture dengan bahan dasar ini.

Meskipun dari segi tampilannya menarik, namun furniture dengan bahan dasar kayu ini juga harus dirawat dengan benar, sehingga tidak mudah rusak. Berikut ini diantara langkah-langkah perawatannya yang harus diketahui, sehingga lebih awet, yaitu:

1. Bersihkan dari debu secara teratur, langkahnya mudah, yaitu cukup dengan menggunakan kemoceng untuk menghilangkan debu yang menutupi permukaan dari furniture tersebut. Atau jika timbunan debu cukup banyak, maka bisa diatasi dengan mencuci atau mengelap bagian permukaannya. Manfaatkan air hangat dan juga sabun cuci piring dalam membersihkan permukaannya, cukup efektif dalam menghilangkan debu secara maksimal tanpa harus merusak bagian luar furniture tersebut.

2. Jangan meletakkan di bawah sinar matahari ataupun tempat yang dekat dengan ventilasi udara, karena hal akan mempermudah kayu untuk rapuh atau rusak. Mengingat ada perubahan suhu yang cukup signifikan dari panas ke dingin akan mempermudah terjadinya kerusakan serat kayu tersebut.

3. Lakukan pelapisan permukaannya secara rutin, diantaranya adalah dengan menggunakan pelitur, langkah pelapisan ini tak hanya bermanfaat untuk menjaga tampilan dari furniture tersebut saja, melainkan lebih dari itu juga sangat berguna di dalam membuat furniture menjadi lebih tahan lama, karena tidak akan mudah terpengaruh oleh suhu dan juga dimakan oleh serangga.

4. Tempatkan di permukaan lantai yang sama datar, tidak landai antara satu bagian dengan bagian yang lain, kesalahan ini sering kali dilakukan, apalagi pada penempatan furniture outdoor, karena bisa membuatnya tidak seimbang dan berpotensi merusak salah satu bagian dari furniture tersebut.

5. Jika terjadi masalah sebaiknya segera diperbaiki, jangan menunggu nanti karena jika salah satu komponen tersebut dibiarkan rusak, maka nantinya akan mempengaruhi komponen yang lainnya, sehingga sangat dianjurkan untuk langsung memperbaikinya.

6. Perbanyak informasi mengenai bahan kayu dan juga perawatan dari furniture tersebut, karena faktanya berbeda jenis kayu yang dipakai dalam pembuatan furniture, maka karakteristik dan juga perawatannya sendiri akan berbeda.

Mudah bukan, dengan menerapkan teknik perawatan di atas, maka furniture rumah Anda yang berbahan dasar kayu akan lebih tahan lama. Sebaiknya dalam pembelian furniture kayu sendiri pilihlah yang bahannya adalah kayu jati, karena jenis kayu yang satu ini memang dikenal memiliki kualitas lebih baik dibandingkan dengan kayu-kayu lainnya, sehingga bisa tahan lama.